Chat Facebook

Atletik

Istilah atletik berasal dari bahasa Yunani yaitu Athlon yang berarti berlomba atau bertanding. Perlombaan atletik meliputi perlombaan jalan cepat, lari, lompat, dan lempar atau dengan istilah track and field yang artinya perlombaan yang dilakukan di lintasan dan di lapangan. Induk organisasi atletik nasional adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) yang terbentuk pada tanggal 3 September 1930 di Semarang. Induk organisasi atletik duna adalah IAAF (International Athletic Amateur Federation).

1. Lari Jarak Pendek (Sprint)
Lari jarak pendek merupakan salah satu nomor lari yang harus menempuh jarak tertentu (100 m, 200 m, dan 400 m) dengan kecepatan semaksimal mungkin. Kunci pertama yang harus dikuasai oleh pelari jarak pendek (sprinter) adalah start atau pertolakan. Start dalam atletik ada tiga bentuk, yaitu : (1) Start berdiri (standing start); (2) start melayang (flying start); (3) start jongkok (crouching start).
# Latihan teknik start jongkok
Urutan gerakan dan sikap dalam bentuk start jongkok (berlutut) dibagi menjadi 3 tahapan yaitu:
1). Sikap start setelah aba-aba “bersedia”. Cara melakukannya : letakkan tangan lebih lebar sedikit dari lebar bahu, jari-jari dan ibu jari membentuk huruf V terbalik.
2). Sikap start setelah aba-aba “siap”. Cara melakukannya : angkat panggul ke depan atas dengan tenang sampai sedikit lebih tinggi dari bahu, jadi garis punggung sedikit menurun ke depan.
3). Sikap start setelah aba-aba “ya”. Cara melakukannya : tolakkan kaki sekuat-kuatnya sampai terkejang lurus, badan didorong ke depan dengan sebelah tangan, lengan diayun ke depan dengan lengan yang satunya lagi di ayun ke belakang.
# Apabila seorang pelari jarak pendek keluar dari lintasan, maka dinyatakan diskualifikasi.
# Apabila seorang pelari jarak pendek bergerak terlebih dahulu sebelum peluit di bunyikan, maka dinyatakan diulangi.

2. Lari Estafet (Lari Sambung)
Sejarah lari estafet dimulai dari bangsa Aztek, Inka dan Maya yang bertujuan untuk meneruskan berita. Lari estafet adalah lari yang dilakukan oleh empat orang pelari secara bergantian dengan memindahkan tongkat dari satu pelari kepada pelari berikutnya. Lari estafet 4x100m dan 4x400m bagi pria pertama kali diselengarakan pada Olimpiade tahun 1912 di Stockholm, Swedia. Sedangkan bagi wanita baru di ikut sertakan dalam Olimpiade sejak tahun 1972.
# Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam lari estafet
1). Pemberian tongkat sebaiknya secara bersilang, yaitu pelari 1 dan 3 memegang tongkat pada tangan kanan, sedangkan pelari 2 dan 4 menerima/memegang tongkat pada tangan kiri.
2). Pelari 1 menggunakan start jongkok, sedangkan pelari 2, 3, dan 4 menggunakan start melayang.
3). Setelah memberika tongkat estafet, jangan segera keluar dari lintasan masing-masing.
# Peraturan perlombaan lari estafet
1). Panjang daerah pergantian tongkat estafet adalah 20 meter, lebar 1,20 meter dan bagi pelari 4x100m ditambah 10 meter pra-zona. Pra-zoba adalah suatu daerah tempat pelari yang akan berangkat dapat mempercepat larinya, tetapi tidak pergantian tongkat.
2). Apabila tongkat terjatuh, maka pelari yang menjatuhkan harus segera mengambilnya.
3). Panjang tongkat estafet adalah 28-30 cm, diameter garis tengah 38 mm dan beratnya 50 gram.

3. Cakram
Lempar cakram termasuk cabang olahraga atletik. Cabang olah raga lempar cakram menggabungkan unsur kekuatan, kecepatan, keseimbangan dan teknik-teknik gerakan lainnya.

1 Ulasan:

Anonim mengatakan...

makasih :5:

emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon
:1: :2: :3: :4: :5: :6: :7: :8: :9: :10:
emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon
:11: :12: :13: :14: :15: :16: :17: :18: :19: :20:
Untuk memasukan icon² di atas, cukup memasukan kode dibawah icon tersebut misal:
:4:
ke dalam frame komentar di bawah ini.
Terimakasih, Selamat berkomentar

Silakan, Monggo Isi Komentarnya..

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Buku Pelajaran
  • Rangkuman